Kami Tim Papua Today Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H

Kelompok Separatis Bersenjata Menyiksa dan Menembak Mati Pekerja Alat Berat Transpapua di Distrik Mugi

By: On:

Wamena, Papuatoday.id Dalam mengebut supaya jalan transPapua bisa segera terwujud dengan sempurna ada kendala dan gangguan oleh para TPN-OPM yang tidak suka pembangunan di Papua berjalan dengan lancar.

Dua orang pekerja jalan transPapua disiksa dan ditembak oleh oleh kelompok separatis bersenjata (KKB) yang berjumlah 16 orang disaat hujan di Distrik Mugi KM 112 terhadap operator conveyor.

Dalam peristiwa tersebut dua orang yang di hadang saat akan mengambil BBM untuk mengoperasikan conveyor. Satu orang prajurit TNI AD dari Zeni dan satu orang lagi operator conveyor tersebut.

Dalam penghadangan tersebut seorang prajurit TNI AD di siksa, dirampas senjatanya dan diseret dilemparkan ke jurang oleh kelompok Bersenjata Separatis kemudian pekerja operator Conveyor disiksa di buang ke hutan, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kepala Satker PJN Wilayah IV Papua Togap Harianto di Jayawijaya, pada Kamis, mengatakan penyiksaan dan penembakan terhadap pekerja jalan transPapua tidak menyurutkan untuk melanjutkan pembangunan insfrastruktur jalan transPapua. Kita tetap konsisten untuk membuka daerah agar terhindar dari isolasi pembangunan.

Pihak Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Papua tetap akan terus berupaya membuka isolasi daerah melalui pembangunan jalan transPapua, meski ada penembakan terhadap para pekerja oleh kelompok separatis bersenjata yang sering mengganggu proses pembangunan.

Insiden penembakan pasti menghambat karena ada yang terbunuh satu orang operator, tetapi tidak menyurutkan tekad dalam membangun Papua, tetap akan bekerja sampai selesai. Tidak ada penghentian sementara terhadap pengerjaan jalan Trans Papua. Tetap berjalan. Mungkin satu dua hari ini perlu ada pengamanan tambahan dari TNI untuk mengkondisikan supaya lebih aman di sana.

Selain itu Pejabat Pembuat Komitmen di PJN Wilayah IV Vinsensius Tua Sihotang sebagai penanggungjawab kegiatan jalan Trans Papua dari Mugi ke Mumugu di Kabupaten Nduga itu mengatakan, segera dilakukan konsolidasi agar pekerja tetap melakukan aktivitas tanpa adanya gangguan penembakan dari kelompok bersenjata.

Pihaknya bahwah dalam pelaksanaan pekerjaan, di dalam dua-tiga hari ini ada konsolidasi penguatan, dalam pasukan juga. Tetapi ke depan kita tidak terlalu takut untuk melaksanakan pembangunan. Muda-mudahan ke depan tidak ada lagi tantangan seperti itu.

Konsolidasi ke lapangan nantinya dilakukan oleh tim pengamanan dari Batalyon Raider dan Dentasemen Zeni Tempur (Denzipur) dari Jayapura. Penguatan tersebut akan langsung melanjutkan pekerjaan sampai selesai dan lainnya mengadakan pengamanan para pekerja.

 

Baca Juga :  Pesan Ramses Ohee Tokoh Pejuang Papera Kpd Generasi Muda Papua

Red/Papuatoday.id

 

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: