Menteri Yohana Minta Perempuan Biak Kampanyekan Stop Kekerasan

Biak, Papuatoday.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Yohana Yembise meminta perempuan di Biak mengkampanyekan stop kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih terjadi di tanah Papua.

“Sebagai perempuan Biak, saya ajak bersama-sama untuk memerangi stop kekerasan terhadap perempuan sebagai bentuk perlindungan dan pemenuhan hak-hak perempuan sekaligus menekan kasus kekerasan pada perempuan di Papua,” ucap Menteri Yohana Yembise saat tatap muka dengan perempuan Papua di Biak, Rabu.

Ia mengakui setiap keluarga harus bebas dari berbagai bentuk tindak kekerasan sehingga anak-anak bisa hidup dengan nyaman dan bersekolah dengan baik.

Kepada perempuan Biak, Menteri Yohana berharap tidak takut untuk melaporkan kepada aparat penegak hukum jika mengetahui ada kasus kekerasan dalam lingkungan tempat tinggal.

“Perempuan dan anak-anak Biak harus mendapat perlindungan yang baik. Jangan lagi ada kekerasan dalam rumah tangga karena bisa mengancam keselamatan hidup anak dan ibu,” katanya.

Menteri mengakui kini pemerintah telah melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekwrasan dengan disiapkan UU perlindungan anak Nomor 35 tahun 2014 dan UU Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan UU No 17 tahun 2016.

Disebutkan program “Three ends” sendiri meliputi akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan kesenjangan ekonomi pada perempuan serta akhiri ketertinggalan perempuan dalam politik.

 

BACA JUGA :  Awas, Uang Kina Palsu di Perbatasan Papua Nugini

Red/Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: