Disperindag Provinsi Papua Akan Kembangkan Pasar Perbatasan RI – PNG

Jayapura, Papuatoday.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) provinsi papua berencana mengembangkan pasar perbatasan RI – PNG di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura pasca ditandatanganinya Letter of Intent (LoI) Sister Province bersama Provinsi Madang, Papua Nugini (PNG). Dimana salah satu isinya membidangi perekonomian.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi papua Max Olua, di Jayapura, Rabu, (24/10/2018) mengakui tidak dapat dipungkiri, masyarakat PNG masih tergantung pada barang-barang yang dijual di pasar perbatasan Skouw seperti bahan-bahan pokok hingga  saat ini.

“Hal ini adalah sebuah peluang dan kenapa tidak direbut, sehingga ke depan kami akan semakin mengembangkan pasar perbatasan di Skouw ini,” ujarnya.

Menurut Max, dengan adanya kerja sama yang telah ditandatangani oleh Gubernur Papua Lukas Enembe bersama Gubernur Madang, PNG Peter Yama, otomatis kualitas dan ruang berdagang ini akan terbuka luas.

“Jika sebelum ada kerja sama saja, pasar perbatasan sudah berjalan dengan baik, apalagi ke depannya setelah adanya LoI yang khususnya juga meliputi perekonomian dan perdagangan,” ujarnya.

Lanjutnya dengan dibangunnya kerja sama antara dua provinsi ini, kurang lebih ada 15 peluang ekonomi yang dapat digali diantaranya sektor pertanian di mana padi dan beras produksi Jayapura bisa diekspor ke PNG.

Sebelumnya, Pemerintah provinsi papua dan Madang, Papua Nugini (PNG) menandatangani Letter of Intent (LoI) Sister Province yang mengakomodir kerja sama  berbagai bidang di Gedung Negara Jayapura pada Minggu malam (21/10/2018).

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan kerjasama di bidang perdagangan adalah yang paling siap dilakukan karena kedua provinsi telah mensepakati beberapa hal seperti kesiapan sarana perkapalan, lahan hingga pergudangan.

 

BACA JUGA :  Polisi Jayapura Amankan 39 Sepeda Motor Dari Rusunawa Waena

Red AWY/ Papuatoday.id

 

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: