HUT SAMN Papua Jadi Momentum Berantas Miras Dan Narkoba

Jayapura, Papuatoday.id – Solidaritas Anti Miras dan Narkoba (SAMN) Papua akan melakukan HUT (Hari Ulang Tahun) pertama pada tanggal 20 November 2018. Hal ini dilakukan karena telah menjaga eksistensi dan melebarkan sayap di 28 kabupaten/kota di tanah Papua.

Solidaritas Anti Miras dan Narkoba ini lahir atas keprihatinan anak muda Papua atas meningkatnya kasus kematian orang asli Papua karena mengonsumsi minuman keras (Miras) dan menggunakan narkoba terutama jenis ganja. Tidak hanya itu pengaruh Miras ini banyak terjadi laka lantas, pencurian, pemerkosaan dan KDRT.

Ketua panitia HUT ke-1 Yosina Alua mengatakan, dengan dikukuhkannya panitia, pihaknya akan mengakomodir semua lapisan masyarakat Papua bahwa yang dilakukan oleh organisasi ini benar dan serius untuk menyelamatkan generasi Papua.

“Ada beberapa kegiatan yang akan kami lakukan, seperti seminar, dan lainnya akan disesuaikan kebutuhan penyelenggara,” katanya, Rabu (24/10), di Jayapura, Papua.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan orang Papua bisa menyadari bahwa Miras dengan Narkoba itu adalah musuh bersama dan harus ditolak.

Sementara itu, Sekretaris SAMNP, Elisabeth Tebay berharap semua Kabupaten bisa ikut ambil bagian untuk melawan Miras dan Narkoba serta memperhatikan keseriusan dari Solidaritas ini menyelamatkan generasi muda Papua.

“SAMN berjalan tanpa dukungan dari siapapun, kami jalan atas inisiasi kami sendiri demi menyelamatkan nyawa dan generasi penerus OAP, jadi kami minta perhatian dan dukungan dari Pemkab masing-masing dan Pemprov Papua,” katanya.

Lanjutnya, di ulang tahun yang pertama SAMN Papua, panitia dan pengurus akan membuat kegiatan di kantor gubernur Papua.

“Kami akan maksimalkan koordinasi ke setiap kabupaten/kota supaya mereka juga bisa berpartisipasi untuk menyukseskan HUT pertama SAMN Papua. Pemerintah jangan hanya menyampaikan sebatas slogan, visi misi gubernur terkait pemberantasan Miras jangan hanya sebatas membuang isu saja, tapi harus kerja sungguh-sungguh untuk berantas, dan orang Papua sudah mulai kurang hanya karena Miras, ganja dan narkoba sehingga Perda perlu di tegakkan di 28 kabupaten/kota,” katanya.

Ia juga berharap para bupati dan walikota dari 28 kabupaten/kota dan gubernur provinsi Papua harus mempunyai satu misi dan satu jalan, satu tujuan untuk memberantas Miras dan Narkoba

Red/Papuatoday.id

 

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: