Pemilihan Sistem Noken Di Papua Bisa Dihilangkan Bertahap

Jayapura, Papuatoday.id – Terkait dengan sistem noken atau sistem ikat yang masih berlaku di Provinsi Papua dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua akan berkoordinasi dengan KPU kabupaten/kota, guna berangsur-angsur atau bertahap mengurangi pemilihan sistim noken.

Menurut salah satu Komisioner KPU Papua Tarwinto, pemilihan sistem noken ini akan berangsur-angsur dihilangkan dengan cara, mengurangi jumlah TPS menggunakan sistem noken di tiap distrik di wilayah kabupaten yang selama ini masih menggunakan sistem noken.

“Misalnya kami lihat kemarin di Puncak Jaya, Distrik Mulia kan tak semuanya menggunakan sistem noken. TPS yang berada di daerah tergolong heterogen, sudah gunakan sistim umumnya atau kotak suara,” jelas Tarwinto kepada wartawan di Kota Jayapura, Rabu (24/10).

“Sehingga hal seperti itu harus dipertahankan, tak boleh kembali ke sistim noken. Jadi misalnya, jika ada 10 TPS di satu distrik, jadinya ada sejumlah TPS itu menggunakan sistim umum, ini dikurangi berangsur-angsur, bukan dalam satu kabupaten itu dihilangkan semua,” jelas Tarwinto.

Menurut Tarwinto, dalam putusan Mahkamah Konstitusi itu dikatakan menghilangkan sistem noken secara berangsur-angsur, tak langsung semuanya. Selagi tak melawan sistem yang berlaku di kalangan adat tertentu yang diakui oleh negara.

“Ketika memaksakan kotak suara datang kesana, tetapi prakteknya dari masyarakat setempat masih menggunakan sistem noken atau ikat atau kesepakatan tidak bisa dipaksakan,” ucapnya.

Tarwinto juga mengatakan, dalam pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presdien (pilpres) pada tahun 2019 nanti, kemungkinan akan ada 14 kabupaten yang masih menggunakan sistem noken, tapi jumlah TPS menggunkan sistim ini akan dikurangi.

 

BACA JUGA :  Papua Berharap Jokowi Presiden 2 Periode

“Jadi untuk penataan wilayah mana saja yang akan menggunakan sistem noken atau tidak, saya belum bisa bicara. Sebab KPU di kabupaten saja belum terbentuk. Jika KPU kabupaten sudah ada, maka kami akan berikan amanah mengiventarisir, mana saja TPS noken dan mana yang bukan. Sehingga jadi dasar untuk kami SK-an,” pungkas Tarwinto.

Red BTX / Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: