Polisi Tangkap Dua Distributor Ganja Asal Negara PNG

Jayapura, Papuatoday.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura Kota menangkap dua orang warga negara asing (WNA) asal Papua Nugini (PNG) yang merupakan distributor narkoba jenis ganja. Penangkapan keduanya di sekitar Balai Pelatihan Kerja (BLK) Pasir II, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Selasa, (23/10) lalu.

Dari hasil pemeriksaan, polisi temukan empat kilogram ganja kering siap edar yang dikemas dalam plastik bening sebanyak 70 paket seharga Rp1 juta. Juga polisi temukan sejumlah alat elektronik seperti tujuh laptop, handphone, dua air soft gunplaystation 2, mesin pemotong besi, infocus dan powerbank.

“Barang-barang itu semuanya akan dibawa ke PNG dan dibarter dengan ganja,” ungkap Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas didamping Kasat Narkoba Polres Jayapura Kota, AKP Hanafi, Kamis (25/10).

Gustav menerangkan, penangkapan dua orang pelaku ini bermula saat tim Opsnal Narkoba Polres Jayapura Kota melakukan penyelidikan dan mendapat informasi tentang WNA dari PNG menyimpang narkotika jenis ganja. Selanjutnya dengan dibantu beberapa personil intel polres, tim melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka yaitu FY dan PT.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap dua orang tersangka ini, anggota melakukan penyisiran di sekitar Pantai Pasir II dan mendapati barang bukti ganja disemak-semak sekitar BLK Pasir II,” ujarnya.

Kasat Narkoba Polres Jayapura Kota, AKP Hanafi menambahkan modus transaksi yang dilakukan dua tersangka ini dengan mengumpulkan alat-alat elektronik atau barang berharga lainnya untuk dibawa ke PNG dan ditukar dengan ganja.

 

BACA JUGA :  Lapas Merauke Terima Bantuan Dua Unit Traktor

“Kami masih akan menyelidiki barang-barang ini mereka dapat dimana, apakah milik sendiri atau dari hasil kejahatan seperti pencurian atau penadahan. Transaksinya melalui jalur darat dengan mengunakan mobil,” jelasnya.

Kini dua orang tersangka FT dan PT diamankan di Rutan Polres Jayapura Kota untuk menjalani proses hukum. Keduanya dijerat Pasal 111 Ayat 2 Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Red BTX / Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: