Persipura Adukan Wasit Dwi Purba Ke PSSI

Jayapura, Papuatoday.id – Wasit Dwi Purba asal Jawa Tengah yang memimpin laga antara tuan rumah Persipura Jayapura menjamu Persija Jakarta di stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, pada Kamis (25/10) sore akan diadukan ke PSSI dan Komisi Wasit karena dinilai tidak sportif.

Asisten Manejer Persipura Jayapura Bento Madubun di Kota Jayapura, Jumat mengatakan ada sejumlah keputusan wasit Dwi Purba yang terjadi di lapangan yang seharusnya bisa menguntungkan tim tuan rumah tetapi tidak di lakukan.

“Persipura sudah lama dan banyak melaksanakan serta mengikuti berbagai pertandingan, kami mengerti yang mana upaya memperlambat laga, beberapa kali tendangan pojok yang diperlambat, ini upaya menghabiskan waktu dan merugikan tim,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, ada sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Persija di kotak pinalti tetapi tidak dinilai sebagai pelanggaran, yang seharusnya menguntungkan tim Persipura Jayapura.

“Terjadi benturun dua kali yang menurut kami punya potensi untuk penalti, yang pertama ketika Priska Womsiwor diambil didalam kotak penalti, yang kedua ketika Ronaldo ditabrak dari belakang oleh kiper Persija, jujur saja kondisi seperti ini tidak ada penalti, sangat disayangkan,” ucapnya.

Menurutnya, jika wasit Dwi Purba lebih jeli dalam melihat sejumlah insiden atau benturan di lapangan maka hal itu tidak akan merugikan tim dan terutama menciderai jalannya laga yang berlangsung sangat baik. Ini juga memicu penonton bertindak tidak sopan.

“Kita pasti melaporkan ini ke PSSI yang nanti diteruskan ke Komisi Wasit. Memang wasit ini yang pernah memimpin laga saat Persipura menang besar atas Madura United di Mandala tetapi situasi yang terjadi berbeda kali ini. Ini bukan karena kami kalah, tapi ingat saat kita juga menuai kekalahan dari Bhayangkara pada putaran pertama, kami tidak protes, karena wasitnya bagus,” ujarnya.

Adik kandung dari Ritham Madubun legenda Persipura Jayapura itu juga mengungkapkan bahwa bukan saja soal kepemimpinan wasit Dwi Purba yang akan dipersoalkan, tetapi soal pembagian jadwal pertandingan yang dinilai menguntungkan salah satu tim.

“Kami menyayangkan situasi ini, artinya ok-lah dari pengunduran jadwal ini kami lihat ada yang diuntungkan. Jelasnya begini, sementara Persipura berlaga di luar kandang, ada tim yang nantinya kita lawan sedang istirahat, begitu kita lelah dan datang dengan waktu empat hari istirahat, dan tim mereka (Persija,red) mempunyai waktu istirahat jauh lebih panjang 10 hari, apakah ini disebut fair, sulit kan,” ungkapnya.

 

BACA JUGA :  Kasus Tewasnya Tukang Ojek di Mimika Terungkap, Polisi Tembak Pelaku

Hal ini, lanjut dia, sudah pernah manajemen Persipura Jayapura meminta kepada operator liga dengan format dua laga kandang dan dua laga tandang, tetapi hal ini tidak diindahkan.

“Katanya usulan itu tidak fair, tapi pada akhirnya Persipura mengalami hal tidak fair, lucu kan. Sementara soal penonton yang terlihat mencomooh pada laga Persipura vs Persija dengan skor akhir 1-2, itu karena ulah wasit yang memimpin tidak berimbang, keputusan yang berat sebelah inilah yang memicu penonton bertindak tidak sopan,” pungkasnya.

Red BTX / Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: