Tunggakan Pelayanan Pasien Rujukan Papua Di RSCM Mencapai Rp221 Juta

Surabaya, Papuatoday.id – Tunggakan biaya pelayanan medis pasien rujukan dari RSUD Jayapura, Papua, di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, mencapai Rp221 juta sejak Januari hingga Oktober 2018.

Alexander Krisifu selaku koordinator tim Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP)yang memantau pelayanan kesehatan rujukan di RSCM Jakarta, ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis, mengatakan hal itu terkuak ketika tim yang dipimpinnya meninjau RSCM itu pada 24-25 Oktober 2018. ?

Dalam peninjauan lapangan itu sempat digelar pertemuan, dan para kesempatan tersebut manajemen RSCM mengungkapkan tunggakan pelayanan pasien rujukan dari RSUD Jayapura yang hampir mencapai satu tahun itu.

Nur Widyastuti staf bagian Perbendaharaan RSCM menyebut hingga Oktober 2018, total utang yang dimiliki oleh RSUD Jayapura selaku pihak yang merujuk pasien sebesar Rp 221 juta rupiah.

“Rinciannya, tahun 2015 Rp11.591.000, tahun 2016 Rp14.283.900, tahun 2017 Rp46.992.100 dan tahun 2018 Rp160.132.100,” kata Nur.

Menurut Nur, berdasarkan perjanjian kerja sama, klaim tagihan dikirim ke RSUD Jayapura tiap bulan dengan batas pembayaran dua minggu.

Hanya saja, Nur mengaku akhir-akhir ini, komunikasi pihak RSCM dengan pengelola kartu Papua sehat (KPS) di RSUD Jayapura tidak berjalan efektif.

“Saya WA juga dibaca saja. Makanya belum dibayar. Ini mau akhir tahun, pembayaran ini juga jadi pegangan bagi kami untuk pelayanan bagi pasien Papua. Tolonglah UP2KP bantu kami fasilitasi pembayaran biar cepat,” ujar Nur.

Di hadapan tim UP2KP, Kepala Bagian Pemasaran RSCM dr Ananato Prasetya Hadi meminta Nur membuat surat resmi terkait utang pembiayaan yang menunggak.

Surat ditujukan kepada Direktur Eksekutif UP2KP dengan tembusan kepada Kepala Dinas Kesehatan Papua dan RSUD Jayapura.

Ketua tim Alexander Krisifu mengakui pihaknya akan bertemu langsung Direktur RSUD Jayapura untuk mengawal dan mendorong agar utang tersebut harus segera dilunasi.

Alex menilai, RSCM merupakan salah satu rumah sakit Type A Plus yang cukup baik melayani pasien Papua selama ini.

Oleh karena itu, tambah dia, Pemerintah Provinsi Papua, dalam hal ini RSUD Jayapura harus juga memikirkan kelanjutan kerja sama dengan melunasi kewajibannya, mengingat pagu anggaran setiap tahun bagi pelayanan rujukan ke luar Papua sangat besar.

 

BACA JUGA :  Kementerian PUPR Mulai Bangun Lima Venue PON Tahun Depan

Red/Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: