Jober Pertamina Paumako Kurangi Pasokan Solar Ke PLN Timika

Timika, Papuatoday.id – Pengawas Joint Bersama PT Pertamina di Pelabuhan Paumako, Kabupaten Mimika, Papua, Zefnat mengakui pasokan bahan bakar solar ke PLN Timika dikurangi selama beberapa hari terakhir lantaran persediaan solar di depo semakin menipis.

“Memang kita kurangi karena stok yang ada sudah sangat terbatas. Namun kami tetap memprioritaskan penyaluran solar ke PLN, meskipun tidak seperti kondisi saat normal,” kata Zefnat, di Timika, Jumat.

Dalam kondisi normal, katanya, pasokan solar ke PLN Timika per hari sekitar 124 kiloliter bahkan bisa mencapai dua kali lipat dari jumlah itu.

Namun, semenjak 15 Oktober, pasokan solar ke PLN Timika per hari hanya sekitar 70 hingga 90 kiloliter.

“Kami selalu berkoordinasi dengan petugas PLN, kalau memang stok di PLN masih ada, kami kurangi. Kami harus menjaga jangan sampai karena pasokan solar berkurang, pada akhirnya terjadi pemadaman listrik PLN di Timika,” kata Zefnat.

Pada Jumat (26/10) siang, Jober Pertamina Pelabuhan Paumako memasok solar ke PLN Timika sebanyak 114 kiloliter.

Kini, persediaan solar yang ada di depo Jober Pertamina Pelabuhan Paumako tinggal 300 kiloliter dan diharapkan bisa bertahan hingga Senin (29/10).

“Mudah-mudahan hari Minggu (28/10) kapal tanker sudah bisa sandar di Pelabuhan Jober Pertamina Paumako. Kapal tanker itu membawa1.300 kl solar dan sekitar 500 kl premium,” jelas Zefnat.

Selain melayani pengiriman solar ke PLN Timika, Jober Pertamina Paumako setiap harinya juga memasok solar untuk empat SPBU di Kota Timika dengan masing-masing alokasi sekitar delapan hingga 16 kiloliter per hari.

Lantaran keterbatasan persediaan solar di depo Jober Pertamina Pelabuhan Paumako, hingga kini penyaluran solar ke sejumlah Agen Premium, Minyak Tanah dan Solar (APMS) di beberapa kabupaten pedalaman seperti Yahukimo dan Asmat juga ikut terganggu.

Sebelumnya, manajemen PT PLN (Persero) Area Timika menyurati manajemen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua guna menjamin pasokan bahan bakar solar guna menghidupkan sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

Manajer PLN Area Timika Salmon Kareth, Jumat, mengatakan pihaknya kondisi ketahanan solar PLN Timika kini sudah menipis sehingga berpotensi terjadi pemadaman listrik besar-besaran di Timika.

“Kami memang menyurati pihak Jober Pertamina di Pelabuhan Paumako agar PLN diprioritaskan untuk droping solar. Stok solar untuk kebutuhan PLTD sekarang sudah menipis, makanya kami menyurati mereka untuk mengingatkan hal itu,” kata Salmon.

Ia menjelaskan kebutuhan bahan bakar solar untuk menggerakan PLTD Timika sebanyak 115.000-140.000 liter per sehari.

Jika Jober Pertamina Pelabuhan Paumako memasok kebutuhan solar ke PLN Timika jauh di bawah jumlah tersebut, maka konsekuensinya PLN Timika harus mematikan sebagian pembangkit diesel.

Hal itu juga berisiko terjadi pemadaman listrik untuk sebagian besar wilayah di Timika.

“Kalau suplai solar ke tanki PLTD Timika kurang dari 115.000 liter per hari maka pasti akan terjadi defisitdan terpaksa kami akan lakukan pemadaman listrik,” ujar Salmon.

 

BACA JUGA :  Kapolda Papua, Seorang Warga Tertembak Saat Polisi Membubarkan Paksa Demo Anarkis KPU Puncak Jaya

Red/Papuatoday.id

 

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: