PLN Klaim Sistem Jayapura Surplus 25 MW

Jayapura, Papuatoday.id – Manajemen PT PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) mengklaim kini sistem kelistrikan Jayapura mengalami surplus daya hingga 25 megawatt (MW) sehingga diperkirakan pasokan listrik hingga akhir tahun dalam kondisi aman.

Manager Unit Pelaksana Pembangkitan PLN WP2B, Nyoman Satriadi Rai di Jayapura, Senin, menjelaskan kini daya mampu yang dihasilkan sejumlah pembangkit di Jayapura mencapai 100 MW.

“Beban puncak kita untuk sektor Jayapura dan sekitarnya berada di posisi 75 MW. Dan jika kita melihat dari sisi pembangkit yang ada, kita bisa pastikan daya itu akan mencukupi,” ujarnya.

Ia memastikan mesin pembangkit yang ada kini dalam kondisi baik, kecuali untuk Pembangkit Lstrik Tenaga Air (PLTA) Yarmok yang sangat bergantung pada jumlah debit air.

Menurut dia, dengan kondisi saat ini di Jayapura yang sedang jarang hujan, debit air di Sungai Yarmok kurang untuk dapat membuat pembangkit bekerja dengan baik.

Kemudian mengenai beberapa kali terjadinya padam listrik, Nyoman menyebut hal tersebut bukan dikarenakan kurangnya pasokan, tetapi lebih disebabkan pemeliharaan jaringan.

Ia memastikan PLN tengah berusaha memperbaiki kondisi jaringan kelistrikan sehingga pada momen perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, tidak terjadi gangguan dan masyarakat bisa melewati momen tersebut dengann suka cita.

Selain itu, ia pun meminta partisipasi masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur kelistrikan yang ada dan segera menghubungi PLN bila mengetahui ada masalah pada jaringan tersebut.

 

BACA JUGA :  PLN Segera Gelar Ekspedisi Papua Terang

Red/Papuatoday.id

 

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: