Bupati Nduga Akan Bantu Pindahkan Guru Dan Tenaga Medis

Jayapura, Papuatoday.id – Bupati Nduga Yarius Gwijangge menyatakan akan membantu memindahkan guru-guru dan tenaga medis yang sebelumnya bertugas di Mapenduma, akibat trauma yang dialaminya terkait ulah kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB).

“Kami akan membantu bila mereka ingin minta pindah tugas baik ke ibukota kabupaten atau ke daerah lainnya. Namun sebelumnya kami akan menjengguk para guru dan tenaga medis yang saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara dan mendengar langsung keinginan mereka,” kata Bupati Gwijangge di Jayapura, Selasa.

Bupati yang didampingi Sekda Namia Gwijangge dan Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Reba mengakui akibat para guru meninggalkan tempat tugas di Mapenduma menyebabkan kegiatan belajar mengajar lumpuh.

Di Mapenduma terdapat dua sekolah yaitu SD YPPGI dan SMPN 1 yang kini operasionalnya terhenti akibat para guru sudah meninggalkan tempat tugasnya, pascaintimidasi dan pemerkosaan yang dialami salah satu guru.

Gwijangge mengatakan tidak semua guru yang sebelumnya mengajar di Mapenduma adalah aparatur sipil negara (ASN) karena beberapa diantaranya merupakan guru kontrak.

Walaupun demikian, pihaknya tetap akan memenuhi keinginan para guru bila ingin pindah dan bertugas didaerah lainnya.

Tercatat 37 orang kini dirawat di RS Bhayangkara,untuk memulihkan trauma yang dialaminya saat berada di Mapenduma termasuk 15 guru dan tenaga medis dan keluarga serta anak-anaknya.

Para guru dan tenaga medis sempat disandera kelompok kriminal bersenjata (kkb) pimpinan Egianus Kogeye dari tanggal 3-17 Oktober sebelum diamankan Kepala Puskesmas Mapenduma Naftali Wandikbo, dan Kamis (18/10) dievakuasi ke Wamena dengan pesawat carteran.

 

BACA JUGA :  Nadin Candrawinata Ajak Siswa Biak Jaga Kebersihan

Red/Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: