Gerakan Massal Perekaman E-KTP Di Papua

Jayapura, Papuatoday.id –  Kota Jayapura akan menjadi perlopor penuntasan perekaman elektronik KTP (e-KTP) di Papua pada 2019. Saat ini, perekaman e-KTP Kota Jayapura mencapai 74,73% dan sedang melakukan program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang dilaksanakan setiap sabtu dan minggu untuk dilakukan perekaman, hingga menyisir ke sekolah untuk dilakukan perekaman e-KTP kepada siswa yang telah berumur 17 tahun.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano yakin Kota Jayapura akan menyelesaikan perekaman e-KTP pada 2019 dengan sejumlah terobosan yang saat ini dilakukan.

“Kami juga sudah membuat penandatanganan komitmen bersama pada setiap kepala distrik hingga kepala kampung, untuk penuntasan perekaman e-KTP di Kota Jayapura,” jelas Benhur, Rabu (31/10), saat mendampingi Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh ke Kota Jayapura, untuk melihat langsung proses perekaman e-KTP.

Data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jayapura menyebutkan dari 37 SMA/SMK dan Madrasah untuk perekaman e-KTP, tersisa 3 sekolah SMA/SMK sederajat yang belum melakukan perekaman e-KTP. Kemudian sebanyak 25 kelurahan dan 14 kampung juga berkomitmen menuntaskan perekaman hingga November 2018.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh menyebutkan pentingnya administrasi kependudukan berpengaruh pada masa depan bangsa melalui Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, serta Pemilihan Legislatif (DPR RI, DPD RI, DPRD tingkat I dan II) pada 2019 mendatang.

“Kota Jayapura menjadi pelopor untuk kabupaten lain di Provinsi Papua karena sudah mendekati 80% penuntasan perekaman, saya harap para kepala daerah lebih gencaar lagi menginformasikan dan sosialisasikan menuju target 100% perekeman di tahun 2019,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua, Ribka Haluk menyebutkan secara keseluruhan di Papua, perekaman e-KTP baru mencapai 42%. Saat ini, pihaknya terus menyisir siswa sekolah yang berumur 17 tahun pada tingkatan SMA/SMK dan sederajat.

“Dalam waktu dekat ada perekaman massal di Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya dan Pegunungan Bintang. Mulai tanggal 10 November akan ada tiga tim lagi yang bergabung dari Kementerian Dalam Negeri ke lokasi tersebut,” jelas Ribka, Kamis (01/11).

Ribka menambahkan faktor perekaman e-KTP di Papua masih rendah karena peralatan perekaman e-KTP masih sangat terbatas, serta tidak dukung dengan sumber daya manusia yang memadainya. Selain itu kurang mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten/kota.

 

BACA JUGA :  Komnas HAM: Peristiwa Mapenduma Memenuhi Unsur Pelanggaran HAM

Untuk meningkatkan perekaman KTP, harusnya pemerintah kabupaten/kota jemput bola dengan melakukan perekaman pada setiap kantor distrik seperti yang dilakukan Kota Jayapura.

“Idealnya perekaman harus ada pada setiap distrik, pelayanan harus pada distrik tidak perlu ke kabupaten/kota melakukan perekaman. Seperti di Kabupaten Paniai dan Dogiyai perekaman e-KTP masih berkisar 0,25%,” jelas Ribka.

Red BTX / Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: