Selamat Merayakan Hari Natal 25 Desember 2018 & Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2019

Ketum Gercin NKRI : Pemda TNI/Polri Dan Masyarakat Harus Bersinergi Bangun Papua Dengan Pendekatan Kesejahteraan

 

Jayapura, Papuatoday.id –  Ketua umum Gerakan Cinta NKRI Hendrik Yance Udam berang terhadap Upaya organisasi tertentu yang memprovokasi Gerakan Papua Merdeka yang kemudian disuarakan di dalam dan luar negeri. karena gerakan ini sangat tidak menguntungkan Papua, “apakah kita akan sejahtera setelah merdeka? ini hanya kepentingan segelintir elit politik yang memainkan isu ini” Ungkap Hendrik (31/10).

Selain itu Hendrik berharap Pemerintah Daerah, TNI/Polri di Papua harus pro-aktif membina dan membesarkan organisasi-organisasi kemasyarakatan yang selama ini selalu menyuarakan Pro NKRI sebab pemerintah daerah maupun TNI/Polrilah yang diberikan kewenangan dalam sisi regulasi dan anggaran untuk dapat mengendalikan serta menjaga kondusifitas keamanan di Papua serta meningkatkan kesejahteraan orang Papua dalam bingkai NKRI.

Isu-Isu Pro NKRI harus tetap terus disuarakan intens sehingga selalu ada opini publik baru untuk ditanamkan pada generasi muda Papua. sebab terlihat Idiologi Papua merdeka Ini konsolidasi Isunya sudah sangat masif di kalangan generasi muda dan masyarakat Papua, bahkan Internasional. Oleh karena itu diperlukan peran organisasi masyarakat yang Pro NKRI untuk meredam isu-isu tersebut sebut Hendrik

Hendrik menambahkan jika Pemerintah,TNI/Polri tidak melakukan pembinaan kepada organisasi pemuda atau ormas yang Pro NKRI hal ini akan berdampak buruk kedepan, disaat situasi politik Papua memanas. kita harus mewaspadai isu-isu internasional terkait Papua merdeka yang sedang digaungkan, sehingga semua komponen anak bangsa maupun aparatur pemerintah harus saling bersinergi.

“Analisa saya kejadian di Kabupaten Lany Jaya dan Puncak Jaya maupun beberapa daerah lainnya di Papua menyangkut Isu-Isu Papua merdeka adalah diduga sebagai bagian untuk memprovokasi Isu-Isu Papua merdeka di Luar Negeri muncul lagi yang kemudian aparat penegak hukum TNI/Polri akan disalahkan karena pengkondisian pasukan di wilayah pegunungan tengah dan digiring ke isu pelanggaran HAM,” ujar Hendrik.

Menurut Hendrik agar para tokoh nasional maupun lokal , jangan sampai mengeluarkan statemen yang akan memperkeruh suasana politik dan keamanan di Papua apalagi sekarang dalam suasana menjelang pesta demokrasi Pileg maupun Pilpres 2019. Gerakan Papua merdeka tidak boleh dibiarkan tumbuh dan berkembang di Papua dan di Luar Negeri,  “NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegasnya.

 

BACA JUGA :  Pemerintah Distrik Wamena Wajibkan Warga Tanam Bunga

“Oleh sebab Itu kehadiran Kami Gercin NKRI sebagai salah satu organisasi masyarakat dalah sebuah bagian dari spirit bela Negara yang dibentuk dan hadir dengan kekuatan rakyat.  yang kiranya dapat menjadi mitra strategis Pemerintah daerah/TNI/Polri dalam menyelesaikan persoalan bangsa yang begitu kompleks seperti halnya di Papua,” pungkas Hendrik yang juga putera asli Papua ini

Persoalan Papua harus diselesaikan dengan hati, lebih pada pendekatan kesejahteraan. untuk itu mari kita duduk bersama-sama untuk Mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan persoalan atau masalah di Papua demi generasi emas Papua kedepan di segala bidang kehidupan. Harap Hendrik

Red BTX / Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: