Wali Kota Tetap Berkomitmen Jaga Kebersihan Kota

Jayapura, Papuatoday.id – Semenjak kepemimpinanya Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., dari mulai periode pertama, hingga periode kedua ini

Wali Kota Tomi Mano, terus berkomitmen dan konsisten, dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Jayapura. Hal ini telah ia buktikan dengan membuat Perda Kota Jayapura Nomor 15 tahun 2011 tentang Penyelenggaran Kebersihan, termasuk mempekerjakan ratusan petugas kebersihan dalam membersihkan Kota Jayapura setiap hari.

Melalui komitmen menjaga bekersihan ini, sudah sesuai dalam visinya, dalam menciptakan Jayapura Beriman (Bersih Indah dan Nyaman), selain Beriman bagi yang tinggal di Kota Jayapura.

Hal ini dikatakan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano,MM., dalam menyerahkan sarana prasarana pengelolaan persampahan tahun 2018, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kebersihan Kota Jayapura, di halaman Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (31/10)kemarin.

“Saya mau penyerahan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan ini, baik itu dum truk, amrol, mobil pick up, mesin potong rumput, bak container rehab, bak container baru dan perlengkapan peralatan kerja serta mesin pencacah plastic, maupun mesin kompos, harus benar-benar dijaga dan dirawat dengan baik,ungkapnya.

Dijelaskannya, Pemerintah Kota Jayapura, tetap peduli terhadap keselamatan dan standar dalam bekerjanya petugas kebersihan, mereka tetap diberikan alat perlengkapan kerja seperti masker, sarung tangan, sepatu dan lainnya.

Untuk itu, apa yang ditunduhkan Komnas HAM terhadap Wali Kota Jayapura, dalam tidak memperdulikan perlengkapan peralatan kerja petugas kebersihan ini sangat salah besar.
Wali Kota juga minta, semua Sapras pengelolaan kebersihan yang sudah rusak, tetap harus diiventarisir dan ada bukti fisiknya, karena ini salah satu pertanggungjawaban yang harus disampaikan pemerintah.
“Saya juga mengajak seluruh OPD dan ASN saya, jaga kebersihan kantornya masing-masing, setiap mobil baik dinas maupun pribadi, harus dilengkapi dengan kotak sampah, karena kebersihan harus dilakukan dari diri kita terlebih dahulu,bebernya.

Wali Kota juga menegaskan, dengan adanya Perda tentang penyelenggaraan kebersihan, harus benar-benar dilaksanakan, jangan Perda ini disimpan dalam bantal. Pasalnya, jika ada oknum warga yang terlihat membuang sampah tidak pada waktunya tetap harus ditindak, hal ini dilakukan supaya ada efek jera.
Ditempat yang sama, Kepala DLH dan Kebersihan Kota Jayapura Ir.Hj. Ketty Kailola, M.Si.,mengungkapkan DLH dan Kebersihan Kota Jayapura pada tahun anggaran 2018 telah mengadakan pengadaan Sarpras guna mendukung pengelolaan persampah di Kota Jayapura, ada 4 unit pengadaan dump truk, 4 unit amrol, 2 unit mobil pickup, 50 unit mesin potong rumput, 45 unit bak container rehab, 15 bak container baru, perlengkapan peralatan kerja 870 pasang, mesin cincang plastic, dan mesin kompos, dengan Pagu DPA Rp 8.027.760.000 dari Dana Alokasi Umum TA 2018.

“Sarpras yang saya sebutkan tadi, nantinya jika sudah diserahkan Wali Kota Jayapura, maka bisa langsung segera difungsikan, guna meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di Kota Jayapura,ungkapnya.

Ditambahkan Ketty, memang untuk Sarpras tersebut sejatinya masih kurang, Walaupun demikian, jika ada kendaraan operasional yang rusak maka tetap dilakukan peremajaan kendaraan.

Sehingga mau tidak mau Pemkot Jayapura, harus melakukan pembelian kendaraan operasional, guna mendukung kerja petugas kebersihan di lapangan.

 

BACA JUGA :  DLH Biak Numfor Terima Bantuan Alat Pemotong Rumput Dari Danamon

Red/Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: