Mutiara Hitam dan Masa Depan Pemain Muda

Jayapura, Papuatoday.id – Persipura baru saja melakoni laga kandang melawan PSM Makassar dan hasilnya tim berjuluk Juku Eja meraih poin sempurna. Hasil ini membuat Makassar semakin jauh meninggalkan Persija Jakarta yang juga mengalahkan Persipura di kandang sendiri, Stadion Mandala.

Pertandingan sisa jelas akan digunakan tim Mutiara Hitam untuk terhindar dari jurang degradasi, minimal mengamankan posisi papan tengah. Prestasi ini jelas akan membuat tim jersey berbintang empat harus berpikir ulang menyusun tim baru untuk musim depan.

Bagaimana dengan nilai jual Persipura kalau prestasi musim ini kurang menggembirakan, sedangkan janji bonus Rp 1,5 miliar dari PT Freeport hilang percuma karena gagal meraih juara. Apalagi target ini telah dipasang manajemen Persipura dengan gonta-ganti pelatih guna membawa juara.

Pemain muda yang sejak awal diplot untuk bermain jarang diturunkan, padahal pelatih Piter Bersly sudah memasang target minimal masuk empat besar dan pemain muda mendapat banyak pengalaman jam terbang.

Pengamat sepak bola, Daniel Womsiwor, saat memberikan penilaian ketika Persipura melawan Persib Bandung hingga berakhir imbang justru menyarankan pelatih Osvaldo Lessa harus menurunkan pemain muda. Pasalnya untuk bermain cepat dan bola-bola pendek jelas membutuhkan pemain muda.

Mantan pelatih fisik tim PON Riau 2012, Daniel Womsiwor, memberikan contoh saat Persipura melawan Persib Bandung.

“Tim tamu berani menurunkan sebanyak tujuh pemain muda sedangkan Persipura hanya tiga pemain saja. Padahal masih banyak pemain muda di bangku cadangan,” katanya.

Begitu pula saat melawan Persija Jakarta, pelatih jarang sekali menurunkan pemain muda, bahkan jelang pertandingan berakhir baru memasukan pemain muda. Pemain muda jelas akan menjadi harapan sepanjang ada pendekatan dan juga penghargaan kepada mereka sebagai anak Papua.

Mantan bek kiri Persipura, Ortisan Solossa justru menilai ciri khas Persipura tak kelihatan saat Persipura dikalahkan Persija Jakarta 2-0 di Stadion Mandala.

Menurut abang kandung Boaz Solossa ini, karakter Persipura bermain cepat dan bola-bola pendek tak kelihatan saat Persipura melawan Persija. Begitula wing bek kiri tak pernah ikut membantu penyerang, beruntung bek kanan Tinus Pae masih ikut menyerang. Bahkan Ortisan menilai ada jarak antara penyerang dan gelandang sehingga pemain depan harus turun menjemput bola.

Bukan hanya itu saja, Ortisan Solossa juga menilai soal dua gelandang bertahan Imanuel Wanggai dan M Tahir saat melawan Persija.

“Mestinya dalam laga kandang harus memakai dua gelandang serang untuk mendukung pemain depan,” katanya dalam memberikan komentar saat siaran langsung RRI Kota Jayapura saat pertandingan Persipura melawan Persija di Mandala.

Pemain muda

Todd Rivaldo Ferre satu-satunya pemain timnas Indonesia U-19 termahal nilai kontraknya. Dilansir dari Transfermarkt, harga Todd Rivaldo Ferre per tanggal 5 Juli 2018 berada di kisaran 68.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,3 miliar.

Beberapa pemain muda seperti David Rumaikewi, Gunansar Mandowen, Friska Womsiwor, M Tahir, Ronaldo Wanma, Elisa Basna adalah tulang punggung Persipura ke depan. Pasalnya kalau tidak ada pendekatan berarti atau jangan sampai kompetisi berakhir dan hubungan kerja putus, maka status mereka bebas transfer untuk pindah ke klub lain.

Khusus untuk Tod Rivaldo Ferre jelas akan menarik banyak klub karena saat ini mencari pemain gelandang serang sangat sulit. Seandainya Tod Ferre hengkang ke klub lain di luar negeri minimal Persipura harus mendapat feedari nilai kontrak.

Belajar dari Borneo FC yang meminjamkan Terens Puhiri ke Port FC mendapat fee dari nilai kontrak yang mencapai milyaran rupiah. Sementara ibu kandung Terens Puhiri, mama Maryance Fonataba, terharu karena mendapat uang dari nilai kontrak anaknya sebesar Rp 200 juta untuk membangun rumah pribadi keluarga Terens Puhiri.

Prestasi yang merosot jelas akan membuat Persipura kesulitan mencari sponsor baru, apalagi PT Freeport  akan berpikir lagi bekerja sama. Tinggal Bank Papua yang setia mensponsori Persipura, saatnya bekerja keras meraih pundi-pundi bagi kelangsung klub PT Persipura Papua.

Red/Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: