DJP Maluku-Papua: Realisasi Pajak Capai RP6,7 Triliun

Jayapura, Papuatoday.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Maluku-Papua mengungkapkan hingga akhir Oktober 2018 realisasi pajak di empat provinsi (Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara) Telah Mencapai Rp6,7 triliun.

“Sampai Dengan Oktober 2018, realisasi pajak Rp6,7 triliun, bila dibandingkan dengan rencana pendapatan selama setahun sebesar Rp12 triliun, maka realisasinya mencapai 55,2 persen,” ujar Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Maluku-Papua Normadin Budiman, di Jayapura, Rabu

Ia menjelaskan capaian tersebut bila dibandingkan dengan realisasi diperiode yang sama pada 2017 (Rp6,7 triliun), maka ada pertumbuhan 7,58 persen.

Menurut dia, bila melihat dari perkembangannya Kanwil DJP Maluku-Papua tidak akan memenuhi target 2018, terutama karena penerimaan pajak di wilayah tersebut sangat bergantung pada penyerapan anggaran pemerintah daerah.

“Memang proyeksi kita, tahun ini realisasi tidak akan 100 persen karena penopang utama penerimaan pajak di Papua-Maluku itu dari dana yang bersumber dari APBN dan APBD,” kata dia.

“Jadi sepanjang pertumbuhan DIPA dari pmerintah daerah kecil, otomatis penerimaan pajak juga kecil karena dari sektor tersebut berpengaruh hingga 50 persen dari pemerimaan pajak kita,” sambungnya.

Budiman meyakini realisasi penerimaan pajak 2018 akan lebih baik dibanding 2017 karena tahun lalu ada dua provinsi (Papua Barat dan Maluku) yang menyelenggarakan Pilkada Gubernur, sedangkan tahun ini hanya di Papua.?

Ia beranggapan penyelenggaraan Pilkada di suatu daerah sangat mempengaruhi penyerapan APBD dan berdampak pada penerimaan Pajak.

“Di Papua ini terganggu tetapi kita tergolong adanya persiapan PON 2020 dimana pembangunan sarana dan prasarananya bisa menopang pendapatan pajak,”katanya.

Red/Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: