Program Polisi Pi Ajar Sekolah, Anak-anak Tidak Takut Lagi Polisi

Jayapura, Papuatoday.id – Kegiatan positif yang kerap dilakukan Binmas Noken Polri dalam program Polisi Pi Ajar Sekolah di daerah-daerah yang ada di Papua, mendapatkan respon positif dari masyarakat. Respon positif itu datang dari Kepala SMPN 12 Mimika Yakob Okto Kelila.

Yakob Okto Kelila memberikan apresiasi kepada Binmas Noken Polri dalam program Polisi Pi Ajar Sekolah yang telah mendidik serta memberikan wawasan yang luas kepada para siswa-siswi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Papua khususnya di Mimika, Kamis (8/11).

Dikatakan, Polisi dalam hal ini Binmas Noken Polri melalui program Polisi Pi Ajar Sekolah sangat bagus. Dimana pemberian materi dan pemberian wawasan sangat membantu siswa-siswi dalam kegiatan pembelajaran ke depannya.

“Dari pandangan masyarakat dan anak- anak selalu takut dengan adanya polisi, namun di tempat kami Polisi datang dengan suatu program dimana polisi memberikan rasa aman, nyaman, tentram, senang dan bahagia.

Ditambah lagi polisi mendidik serta memberikan wawasan yang bermanfaat tentunya bagi siswa-siswi SMPN 12,” jelasnya dalam release yang diterima Cenderawasih Pos dari Bidang Humas Polda Papua, Jumat (9/11).

Dirinya berharap program seperti ini dapat berjalan terus untuk kebaikan seluruh siswa, karena dengan adanya program ini bisa membantu menambah semangat dan wawasan siswa-siswi itu sendiri.

“Polisi sebagai wakil Allah dimana mereka datang dengan program Polisi Pi Ajar Sekolah, mempersiapkan materi, mendidik dan menambah wawasan, membawa anak-anak generasi bangsa untuk maju dan membanggakan Provinsi Papua khususnya di Mimika” tegas Yakob.

Sementara itu, dalam program Polisi Pi Ajar Sekolah yang mengajar dari Satuan Binmas, Satuan Lalulintas dan Satgas Humas yang berjumlah 10 personel dipimpin Aiptu Lalu Hiskam Anady, SE.

Dalam kunjungan mereka ke sekolah, anggota tak sekedar memberikan materi pelajaran melainkan juga menyanyikan lagu Indonesian Raya, Indonesia Pusaka dan Tanah Air Ku. Dengan harapan lewat menyanyaikan lagu kebangsaan bersama-sama dapat menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta tanah air di dalam diri peserta didik.

Sementara itu, materi yang diajarkan yakni wawasan dan pengetahuan tentang tata terib dan keselamatan berlalu lintas yang disampaikan oleh Aiptu Mulyadi.

Kegiatan tersebut berisi tentang pengetahuan dan informasinya tentang rambu-rambu lalu lintas dan tata tertib berlalulintas di jalan raya. Seperti tanda dilarang parkir, dilarang berhenti, dan aturan dan kelengkapan pada saat mengendarai kendaraan.

Aiptu Lalu Hiskam Anady, SE., menyebutkan kegiatan tersebut dibungkus dengan sebuah permainan sehingga peserta didik dapat menerima materi tersebut. Dengan harapan dapat memberikan informasi dan wawasan lalu lintas para murid untuk membudidayakan cara-cara keselamatan berlalulintas di jalan raya.

“Pembelajaran wawasan kebangsaan yang saya terapkan dengan cara bermain dan berinteraksi dengan para murid. Saya juga mengajak murid untuk menyebutkan kelima butir Pancasila dan dijawab dengan suara lantang oleh semua murid,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut ketika dirinya bertanya kepada salah seorang murid tantang warna bendera Indonesia dan dijawab dengan suara lantang merah putih. Dan iapun menjelaskan arti bahwa merah itu berani dan putih itu suci yang melambangkan prinsip bangsa Indonesia.

Sementara itu, anggota Satgas Binmas Noken Polri, Brigpol Betty Rumaseu mengatakan salah satu program Binmas Noken Polri yaitu Polisi Pi Ajar Sekolah merupakan program yang datang untuk memberikan wawasan dan motivasi tentang nasionalisme.

Serta pengetahuan umum yang dibungkus dengan bahasa yang ringan disertai permainan sehingga para murid-murid dapat antusias, senang serta gembira mengikuti kegiatan tersebut.

“Siswa-siswi hari ini mendapatkan beberapa materi yaitu tentang wawasan kebangsaan dan pengetahuan tertib berlalu-lintas. Kegiatan tersebut dilakukan sambil bermain dan bernyanyi bersama.

Diharapakan ini dapat memotivasi mereka untuk jangan pernah malas dan jangan pernah menyerah untuk menggapai cita-cita, karena mereka merupakan penerus generasi bangsa,” tutur Brigpol Betty.

Brigpol Betty berharap ke depan siswa-siswi tersebut dapat terus mengejar cita-citanya karena mereka adalah ujung tombak generasi muda bangsa Indonesia khususnya di Kabupaten Mimika. 

Red/Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: