Selamat Merayakan Hari Natal 25 Desember 2018 & Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2019

Polda Papua Targetkan Tangkap Pimpinan KKB

 

Jayapura, Papuatoday.id –  Kepolisian Daerah ( Polda ) Papua menargetkan tahun 2019 menangkap salah satu pimpinan dari Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) yang ada di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menyebutkan, ada beberapa pentolan KKB yang menjadi target Kepolisian.

“Keberadaan kelompok tersebut tersebar, ada di Puncak Jaya, Puncak, Lanny jaya dan Nduga. Mereka ini wajib ditangkap karena membuat keresahan di masyarakat, tak hanya membunuh aparat TNI-Polri, melainkan mereka juga membunuh masyarakat sipil yang tak berdosa,” ucap Kamal di Mapolda Papua, Rabu (2/1).

Untuk menghadapi teror KKB di sejumlah wilayah di Papua, Polda Papua menurut kamal juga membentuk pasukan khusus setingkat kompi dengan jumlah personel sekira 100 orang.

“Kehadiran personel kami semata – mata memberikan perlindungan kepada masyarakat Papua,” Jelasnya.

Untuk lokasi latihan menurut Kamal, akan dilakukan pertengahan bulan ini dan dipusatkan di Kabupaten Lanny Jaya.

Sementara itu, dalam Refleksi Akhir Tahun Polda Papua beberapa waktu lalu, Kapolda papua Irjen Pol Martuani Sormin menyebutkan demi penegakan hukum, Polda Papua bentuk pasukan khusus hadapi KKB.

Dikatakan, sekira 100 personel pasukan yang berasal dari satuan Brigade Mobil ( Brimob ) ditempatkan dii Wamena ibukota Kabupaten Jayawijaya unutuk memberikan dukungan kekuatan bagi setiap Polres di wilayah rawan teror KKB di kawasan Pegunungan Tengah Papua.

Sebagaimana diketahui, KKB beroperasi di sejumlah kabupaten yakni Nduga, Lanny Jaya, Intan Jaya, Puncak dan Puncak Jaya. Para pimpinan KKB menurutnya di antaranya Purom Wenda, Militer Murib, Goliath Tabuni dan Egianus Kogoya. 

“Sebanyak 100 personel dipilih setelah melewati seleksi kemampuan intelijen, fisik dan mental Mereka akan berlatih di sebuah lokasi di Lanny Jaya karena memiliki kondisi geografis yang sama dengan tempat persembunyian KKB,” jelas Kapolda Martuani Sormin. 

Dalam Refleksi akhir tahun Polda Papua, tercatat jumlah kasus terror KKB mencapai sebanyak 26 kasus pada tahun 2018. sementara tahun 2017 sebanyak 25 kasus.

Terror KKB sepangjang tahun 2018 itu menyebabkan korban tewas sebanyak 22 warga sipil, tujuh aparat keamanan dari TNI-Polri. Sementara korban luka dari warga sipil sebanyak tujuh orang dan aparat keamanan sebanyak tujuh orang.

“Kondisi geografis yang sulit mejadi kendala bagi kami dalam menghadapi kelompok ini, sehingga dengan hadirnya satu kompi pasukan yang terlatih ini diharapkan bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat,” katanya. ( Fia / Nat).

 

BACA JUGA :  Sinergi Kemitraan Kunci Utama Membangun Bumi Cenderawasih

Red BTX/Papuatoday.id

Komentar Anda

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: