Masyarakat Papua Diminta Jaga Kondusifitas Jelang Putusan Mahkamah Konstitusi

 

Jayapura, Papuatoday.id (12/06/2019) – Jelang pengumuman keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pemilihan presiden dan pemilihan legislatif Tahun 2019, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua minta masyarakat untuk menerima dengan lapang dada keputusan MK dan tetap menjaga keamanan di wilayah Provinsi Papua. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Pendeta Lipius Biniluk (Ketua FKUB Provinsi Papua) yang menilai meskipun pelaksanaan Pemilu 2019 di Papua menuai protes tetapi secara keseluruhan situasi aman dan kondusif.

“Ketidakpuasan yang sudah disampaikan ke Bawaslu sedang diakomodir sesuai aturan yang berlaku. Keputusan MK akan berlangsung dalam waktu dekat, bagaimanapun keputusannya nanti, saya harap masyarakat di Papua menerimanya,” ungkap Pdt. Lipius setelah mengikuti pelaksanaan Coffee Morning di Polda Papua (11/06/2019).

Pdt. Lipius Biniluk (Ketua FKUB Provinsi Papua) juga mengingatkan kepada masyarakat di tanah Papua agar tidak mudah terprovokasi dengan pengaruh dari orang-orang yang tidak dikenal dan segera melapor ke pihak berwajib atau aparat keamanan jika menemukan orang-orang yang melakukan provokasi ke arah konflik antar warga. “Sebab kita di Papua terus memelihara ketukunan dan kedamaian, jangan konflik hanya karena kepentingan politik selama lima tahun. Keputusan akan diumumkan, sehingga kita harus mendukung bersama melalui doa,” ungkapnya.

Sementara itu, Theodorus Kossay (Ketua KPU Provinsi Papua) menyampaikan bahwa KPU Papua sudah memberikan sejumlah informasi kepada pihak keamanan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan saat pengumuman penetapan. “Informasi kami sudah berikan sehingga pada saat penetapan, jika terjadi gesekan-gesekan maka sudah diketahui oleh semua warga dan penyelenggara,” ungkap Theodorus.

 

Baca Juga :  Gerah Pilkada Selalu Konflik, Dua Kepala Suku Puncak Papua Datangi DKPP

RED BTX/Papuatoday.id

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: