LAKSI Menolak Keras Provokasi Bernuansa Rasisme di Tanah Papua

Jakarta, PapuaToday.id (24/06/2020), – Isu rasisme akan mudah memantik bara api kebencian khususnya di Papua dan Indonesia. Ketika berita bohong dan selebaran bernuansa adu domba beredar luas di media sosial, sudah seharusnya masyarakat dapat memfilter isi berita yang memuat ujaran kebencian dan provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ketua Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi menghimbau agar di tingkatkan sosialisasi dari pemerintah pusat dan daerah serta TNI-Polri untuk menangkal isu rasisme yang bernuansa provokasi.

“Kami meminta stop melakukan provokasi yang akan memperkeruh persoalan kemanusiaan, selain itu isu rasisme harus segera di redam, kami mengajak masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan provokasi dengan memanfaatkan isu SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan atau rasisme dari kasus George Floyd di Amerika Serikat untuk menyulut aksi massa yang dapat mengganggu kedamaian di Papua dan Indonesia secara umum.” ujar Ketua Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi, lewat rilisnya yang diterima Akuratnews, Senin (23/6/2020).

Baca Juga :  Deklarasi Kampanye Damai Pileg 2019 Oleh Parpol Dan Caleg

LAKSI juga menegaskan saatnya kita berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila yang mampu mempersatukan berbagai perbedaan SARA dalam bingkai NKRI.

“Kita akan rugi apabila terpancing melakukan aksi kekerasan dan kerusuhan karena yang akan menderita rakyat dan berdampak langsung secara ekonomi rakyat. Untuk itulah maka kami meminta pemerintah daerah, aparat keamanan TNI-Polri, dan ormas, maupun masyarakat luas harus bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dengan terus menggalang soliditas masyarakat agar memiliki sikap menghormati antar sesama,” sambung Azmi.

RED BTX/Papuatoday.id

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: