NFRPB : Tidak Mungkin Dilakukan Referendum di Papua

Jayapura, Papuatoday.id (28/07/2020) – NFRPB yang merupakan kelompok di bawah pimpinan Forkorus Yaboisembut, memiliki pandangan tersendiri terhadap pelaksanaan otonomi khusus. Kelompok tersebut tidak bergabung sama sekali dengan kelompok yang saat ini tengah gencar menolak Otonomi Khusus.

“Kami melihat banyak kelompok memberi tanggapan namun kami negara federal sama sekali tidak bergabung dengan kelompok manapun dari sikap penolakan Otsus” kata Elias Ayakeding selaku Kepala Kepolisian Negara Federal.

Ada pendapat yang menolak Otsus karena menganggap tidak berhasil, lalu ada yang menyatakan evaluasi total termasuk pendapat bahwa Otsus justru berhasil.

Sementara itu, penolakan Otsus ini sudah pernah dilakukan sejak tahun 2002 dimana ketika itu Barnabas Suebu menjadi pemateri dan banyak keluar ruangan.

Pada tahun 2005 sesuai hasil putusan sidang Dewan Adat Papua pada Februari 2005 yang endingnya mengembalikan Otsus ke DPRP dan meminta referendum.

“Ketika itu kami lakukan demo besar – besaran menyerahkan peti mati Otsus di DPR Papua. Berikutnya adalah Mubes rakyat Papua dengan MRP tahun 2009 yang isinya mengembalikan Otsus. Kami belajar banyak dari pengalaman sehingga menganggap bahwa tidak mungkin dilakukan referendum kecuali terjadi genoside,” ungkap Ayakeding.

Dirinya juga menyebutkan bahwa Indonesia bukan negara kolonial menurut hukum internasional dan dalam UUD 1945 tidak disebutkan referendum bagi Papua. Bahkan dalam UU Otsus tidak ada pasal yang menyebut soal referendum bagi Papua jadi sampai kapanpun referendum tidak akan terjadi.

Baca Juga :  IKEMAL Papua Himbau Warga Dukung Program "Antihoax"

Ayakeding juga menjelaskan bahwa rakyat Papua jangan terus terjebak dalam kegagalan. Ia menyebut ULMWP di MSG juga sudah gagal dan ULMWP tidak bisa bergabung dengan MSG lantaran bukan negara berdaulat.

“Kita perlu belajar dari pengalaman agar jangan terus gagal memperjuangkan nasib orang Papua sendiri. Ada seorang filsuf asal Itali bernama Josh yang menyampaikan bahwa terkutuklah mereka yang melupakan sejarah dengan mengulangi kesalahan yang sama karenanya kami pikir orang Papua harus jeli melihat ini silahkan mau jalan dengan mendorong referendum atau menuju pada pengakuan atau penyerahan kedaulatan,” tegasnya.

Subscribe

Thanks for reading Information in here.

%d blogger menyukai ini: